Jemput Bola Kesehatan, Pemdes Loa Duri Ulu Rutin Gelar Pemeriksaan Lansia di Tiap RT

img

Kegiatan Posbindu PTM Desa Loa Duri Ulu. (pic:ist)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pemerintah Desa (Pemdes) Loa Duri Ulu terus berupaya secara konsisten dalam menjaga kesehatan warganya, khususnya kelompok lanjut usia (lansia). Lewat kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM), pelayanan kesehatan digelar langsung di lingkungan warga secara rutin tiap bulan.

 

Belum lama ini kegiatan tersebut berlangsung di RT 19, para lansia sangat antusias mengikuti berbagai jenis pemeriksaan seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga mendapatkan edukasi tentang pola hidup sehat.

 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program posyandu terpadu yang menyasar lintas usia, mulai dari remaja hingga lansia.

 

“Pelayanan kesehatan ini kami laksanakan bergiliran di setiap RT. Kami langsung mendekatkan layanan ke warga, agar akses lebih mudah dan menyeluruh,” ungkapnya, Sabtu (19/07/2025).

 

Dikatakannya tenaga kesehatan dari Puskesmas Loa Duri Ulu juga turut didampingi kader Posbindu, yang dalam hal ini keduanya menjadi ujung tombak pelaksanaan kegiatan ini.

 

“ Tak sekadar pencegahan, kegiatan ini juga menjadi deteksi awal jika ada warga yang perlu rujukan lanjutan ke fasilitas kesehatan lebih tinggi,” katanya.

 

Arsyad menyebut program Posbindu PTM telah berjalan selama tiga tahun dan terus mengalami peningkatan partisipasi.

 

Lokasi pelaksanaan pun dibuat fleksibel, menyesuaikan dengan tempat yang mudah dijangkau warga. Mulai dari rumah ketua RT, halaman tempat ibadah, hingga balai milik perusahaan kerap menjadi titik kegiatan.

 

Selain itu dikatakannya untuk meningkatkan kehadiran dan partisipasi warga, pemerintah desa turut menggandeng perusahaan sekitar dalam menyediakan dukungan, termasuk doorprize berupa kebutuhan rumah tangga seperti minyak goreng, sabun, dan deterjen.

 

“Layanan ini sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya. Harapannya, masyarakat bisa lebih sadar pentingnya kesehatan sejak dini, terutama lansia,” terang Arsyad.

 

Dalam kesempatan yang berbeda Kabid Pemberdayaan dan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar menyampaikan apresiasi atas inisiatif Desa Loa Duri Ulu yang konsisten menghadirkan layanan kesehatan langsung ke lingkungan warga.

 

Ia menilai Program seperti Posbindu PTM ini sejalan dengan upaya  DPMD Kukar untuk mendorong desa-desa agar lebih proaktif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.

“Ini bukti bahwa pelayanan dasar bisa diwujudkan dengan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif kader dan dukungan perusahaan sekitar,” pungkas Elvandar. (Adv/Tan)